AHOY WAK, uda tau kalian beritanya? nah ini dia beritanya wakku, yang tawuran kemarin udah ketangkap tapi ada sedihnya juga wak, ada yang lewat orang ini 1 orang umur 18 tahun, dengar dari salah satu teman korban yang lewat ini di bawa ke sebuah gudang dan yang lain mau nyamperin, tapi pas setelah cekcok setelah keos temen korban masuk ke dalam gudang temennya ini udah ga ada wak alis uda mengingsoy.
kalau kita salahin anak anaknya juga ga salah kalau polisi datang lebih cepat mungkin ga ada yang tewas tapi mau kayak mana yekan wak. kelen tengok aja gambar itu buncit perut polisinya makanya agak lambat dia datang keberatan perot.
Tawuran di Medan Pemuda 18 Tahun Tew4s, Polisi Tangkap 21 Remaja
Polisi mengamankan sebanyak 21 remaja pelaku tawuran di kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, pada Sabtu (22/10). Dalam tawuran tersebut, pemuda berinisial SF (18 tahun) tewas.
“Benar (ada satu orang meninggal), 21 orang sudah kita amankan dan diproses di Polsek Sunggal,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Jama Kita Purba, saat dikonfirmasi, Senin (21/10).
Meski begitu, Jama belum merinci apakah korban tewas terlibat dalam aksi tawuran tersebut atau tidak. Termasuk motif aksi tawuran tersebut.
“21 remaja ini masih kami periksa, tentu peran dari 21 remaja ini akan kami dalami dan sesuaikan dengan bukti yang ada untuk menentukan status hukum mereka,” kata dia.
“Mohon waktunya, kami akan sampaikan perkembangannya lebih lanjut," sambungnya.
Polisi mengamankan sebanyak 21 remaja pelaku tawuran di kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, pada Sabtu (22/10). Dalam tawuran tersebut, pemuda berinisial SF (18 tahun) tewas.
“Benar (ada satu orang meninggal), 21 orang sudah kita amankan dan diproses di Polsek Sunggal,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Jama Kita Purba, saat dikonfirmasi, Senin (21/10).
Meski begitu, Jama belum merinci apakah korban tewas terlibat dalam aksi tawuran tersebut atau tidak. Termasuk motif aksi tawuran tersebut.
“21 remaja ini masih kami periksa, tentu peran dari 21 remaja ini akan kami dalami dan sesuaikan dengan bukti yang ada untuk menentukan status hukum mereka,” kata dia.
“Mohon waktunya, kami akan sampaikan perkembangannya lebih lanjut," sambungnya.
nah kelen tau wak, itu aku dapat sumber penangkapan dari akun ig medantalk aku pikir berita sampai situ aja, pas aku cek ke media masa offline ternyata ada yang kurang wak.
sebenarnya pelaku tawuran tersebut melibatkan 4 orang anak bhayangkar.
kaget kelen kan? sama aku juga kaget pelaku yang ketangkap di media masakan cuma 21 orang yang sebenarnya ada 25 orang.
sebenarnya pelaku tawuran tersebut melibatkan 4 orang anak bhayangkar.
kaget kelen kan? sama aku juga kaget pelaku yang ketangkap di media masakan cuma 21 orang yang sebenarnya ada 25 orang.
kok bisa? udah datang telat anaknya di bela? sianak dari bhayangkara ini ternyata ikut serta ke empatnya waktu menyiksa si korban yang meningsoy ini.
kurang lebih tepat pada tanggal 19/10 tawuran pertama terjadi pada tanggal 20/10 korban 18th di culik, tanggal 21/10 teman teman korban sadar bahwa korban hilang. 21/10 pukul 19.43 teman korban dapat info dari pihak lawan bahwasannya temen mereka sudah di siksa. dalam keadaan amarah berangkatnya gerombolan besar pemudah ke arah tempat teman mereka berada pukul 23.15 terjadi keos warga resah dan mulai menelfon polisi disaat itu terjadi, yang tertangkap ada 25 orang diantaranya 4 orang anak bhayangkara.
lebih syok lagi apa coba? tau kelen ternyata ada anak anak yang tengok mereka nyiksa si korbar sampek di kulitin bagian tangannya emang sikopat betul anak anak polisi medan ini.
kurang lebih tepat pada tanggal 19/10 tawuran pertama terjadi pada tanggal 20/10 korban 18th di culik, tanggal 21/10 teman teman korban sadar bahwa korban hilang. 21/10 pukul 19.43 teman korban dapat info dari pihak lawan bahwasannya temen mereka sudah di siksa. dalam keadaan amarah berangkatnya gerombolan besar pemudah ke arah tempat teman mereka berada pukul 23.15 terjadi keos warga resah dan mulai menelfon polisi disaat itu terjadi, yang tertangkap ada 25 orang diantaranya 4 orang anak bhayangkara.
lebih syok lagi apa coba? tau kelen ternyata ada anak anak yang tengok mereka nyiksa si korbar sampek di kulitin bagian tangannya emang sikopat betul anak anak polisi medan ini.
tapi si anak anak ini kan ga bisa bersaksi di pengadilan jadi ya cuma media masa di suruh tutup mulut atau diancam bakal di bakar rumahnya kayak kejadian wartawan kemarin, itu aku pait pait aja tau kita wak itu bukan kebakaran korslet listrik, karena kalau untuk sebuah korslet listrik rata rata korban yang kebakaran karena korslet listrik itu bisa kabur.
kayak mana pulak bisa ga kabur kalau ga di hajar lemas di ikat terus rumah di bakar? nah itu media masaa offline dan online diancam seperti itu oleh pihak kepolisian medan
Tags:
WASPADA