AHOY WAK, Udah tau belum kalau pizzahut banyak tutup, dan punya dampak positif. seperti naiknya UMKM indonesia. benar kita pedagang mikro usaha kecil seperti pedagang bakso, mie ayam, siomay, bakpao coklat. kopi keliling, pizza lokal. kini semua lini usaha makanan di sumatera khususnya sumut sudah mulai kembali naik. dengan begitu peluang untuk pembesaran masing masing uang makan dan minuman. bisa menjadi lahan untuk pekerja indonesia.
mungkin kalian mengira wah apa sih aksi boikot. ga ngaruh juga malah bertambah pengangguran. padahal kalau kita buka mata dan melihat sekitar. banyak loh tempat makan lokal yang mulai ramai kembali.
tanda mundurnya otak kebanyakan orang indonesia, tidak mau melihat sekitar. contoh lebih seperti iphone atau produk dari apple. apa alasan banyak orang indonesia harus pakai iphone? padahal kalau kita liat kerugian dari pembelian iphone itu banyak. seperti batterai yang gampang habis, mesin yang gampang panas, tidak semua jenis game bisa di download. tidak punya akses keamanan, gampang pecah, softcase murahan. mudah lecet, menang di kamera itu pun kalah jauh sama produk samsung.
pas iphone diboikot eh rakyat malah ngeluh, tololnya minta ampun. padahal kalau dari pemboikotan itu gen milenial atau genzi punya otak aja walau kayak otak ikan emas. atau otak ikan yang paling kecil. pasti indonesia bisa keluarkan merek hp lokal yang lebih dari pada kualitas lipat samsung, batre kuat dari nokia, daya tahan showcase seperti infinix, kualitas dalam sperti oppo, dan ram seperti iphone serta kamera yang jauh spertil realme.
Pemegang merk dagang Pizza Hut di Indonesia, PT Sarimelati Kencana Tbk, mencatat rugi bersih Rp97,7 miliar hingga akhir kuartal III tahun 2024. Kerugian tersebut mengalami kenaikan sebesar 148,5 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp38,9 miliar.
Dalam sebuah langkah yang mengejutkan, jaringan restoran cepat saji Pizza Hut Indonesia harus menutup 20 gerai dan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 371 karyawannya. Keputusan ini tidak lepas dari dampak aksi boikot yang melanda perusahaan tersebut.
Perusahaan mengakui bahwa aksi boikot memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap operasionalnya. Hal ini pun diperburuk oleh beragam tantangan yang dihadapi sektor bisnis restoran cepat saji dalam beberapa waktu terakhir.
Berdasarkan laporan hasil pelaksanaan paparan publik (Public Expose) PT Sarimelati Kencana Tbk, jumlah gerai yang beroperasi saat ini tercatat sebanyak 595 toko. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan dengan 615 gerai yang tercatat pada September 2023, menunjukkan pengurangan sebanyak 20 gerai dalam satu tahun terakhir. “Dampak geopolitik bisa dilihat dari social reasoning memang sudah ada penurunan dari waktu awal,” kata Direktur Operasional Sarimelati Kencana, Boy Ardhitya Lukit.
Boy merinci, terdapat dua pengaruh eksternal yang memengaruhi kinerja Pizza Hut di Indonesia. Faktor pertama berasal dari kondisi ekonomi nasional, khususnya penurunan daya beli masyarakat kelas menengah. Selain itu, faktor geopolitik juga memberikan dampak tersendiri. Boy menjelaskan bahwa kedua pengaruh tersebut saling berkaitan, sehingga sulit untuk menentukan mana yang lebih dominan. Meskipun demikian, penurunan akibat geopolitik terlihat dari penurunan tercermin dalam social reasoning perusahaan.
Tags:
ADA CAN KITA?