BRAVO POLRESTABES MEDAN. DPO BEGAL DAN KUMPULAN GENG MOT BERHASIL DI TEMBAK MATI. ! KAPOLRESTABES MEDAN SEMUA BEGAL DAN GENGMOT AKAN KAMI TINDAK TEGAS YAITU TEMBAK MATI DI TEMPAT !

 

AHOY WAK, akhirnya polrestabes medan membuat penegasan untuk tembak mati semua BEGAL & GENG MOTOR. DAFTAR GENG MOTOR YANG DALAM PANTAUAN.

1. RNR 07 (SELURUH BASECAMP DAN BENDERA AKAN DI BUN*H)


2. SIMPLE LIFE (SELURUH BASECAMP DAN BENDERA AKAN DI BUN*H)


3. EZTO (SELURUH BASECAMP DAN BENDERA AKAN DI BUN*H)


dll. semua geng motor di bawah didikan daripada 3 geng motor besar itu jika tidak mau bubar kami tidak akan penjarakan tapi akan kami langsung tembak mati di mana pun keberadaan mereka mau sedang dalam rumah di depan orang tuanya. kata gidion selaku kapolrestabes medan.

Kapolrestabes Medan Ultimatum Begal AH Nasution: Menyerah atau Saya Tangkap Dalam Keadaan Apapun BAIK hidup atau mati, di luar atau di depan mak ayah kalian.


MEDAN, | Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan pihaknya masih memburu beberapa orang lagi pelaku begal ‘maut’ di Jalan AH Nasution, Medan Johor.

Kapolrestabes mengultimatum kepada para pelaku yang belum tertangkap untuk segera menyerahkan diri.

“DPO nya sudah atas nama Anis Manurung, Blok 6-B Lingkungan 4, Kelurahan Sicanang, Belawan. Menyerahkan diri atau saya tangkap dalam keadaan apapun,” tegas Kapolrestabes Medan kepada wartawan, Rabu (13/11/2024).

Lalu, sambung Kapolrestabes, Dian Pratama (26), Muhammad Rizky Siregar, Samuel Sirait, Muhammad Arfan Dul Koto, Muhammad Syawal Tambunan, ada lagi Dedi Hartanto Hutagaol.

“Ya, semua ada. Nanti rekan-rekan bantu di didesiminasikan diamplifikasi, dan saya yakinkan, pasti ketangkap,” tegasnya lagi.

Lebih lanjut mantan Kapolres Metro Bekasi dan Kapolres Metro Jakarta Utara ini menjelaskan, dalam kasus begal di Jalan AH Nasution ini pihaknya telah menangkap 2 orang pelaku.

Mereka adalah Zannahli Kaylata (dilumpuhkan dengan timah panas), dan Vikcer Hasanan Tambunan.

Keduanya ditangkap Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Unit Reskrim Polsek Medan Helvetia di kawasan Jalan Kapten Sumarsono, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.

Dalam pemeriksaan, kedua pelaku mengakui melakukan aksi begal di Jalan AH Nasution, Kecamatan Medan Johor pada 26 Oktober 2024 lalu.

Dalam aksinya, kedua pelaku ini membacok korbannya Ade Prayetno, warga Dusun IV Gang Prigan, Desa Telaga Sari, Kecamatan Tanjung Morawa hingga tewas.

Korban dibacok lantaran berusaha mempertahankan sepeda motor Yamaha N Max hitam nomor polisi BK 2766 MBM miliknya.

“Rekaman CCTV juga memperlihatkan kedua pelaku beraksi mengincar korbannya,” terang Kapolrestabes Medan.

Kapolrestabes menyebutkan bahwa kawanan begal sicanang ini sudah beraksi di 16 tempat kejadian perkara (TKP), masing-masing di wilayah hukum Polsek Medan Barat, Medan Tembung, Helvetia, Sunggal dan Delitua.

Namun mereka lebih sering melakukan aksi di wilayah hukum Polsek Medan Helvetia.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Popular Items